<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments for The sky is NOT the limit</title>
	<atom:link href="http://learnerwithoutborder.wordpress.com/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://learnerwithoutborder.wordpress.com</link>
	<description>free your mind, free your soul</description>
	<pubDate>Wed, 09 Jul 2008 02:56:39 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=MU</generator>
		<item>
		<title>Comment on Memaknai Hidup ala Ateis by debukaki</title>
		<link>http://learnerwithoutborder.wordpress.com/2007/11/14/memaknai-hidup-ala-ateis/#comment-28</link>
		<dc:creator>debukaki</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Mar 2008 10:36:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://learnerwithoutborder.wordpress.com/2007/11/14/memaknai-hidup-ala-ateis/#comment-28</guid>
		<description>pietz,

insting kewartawananku cuma berdenting ketika melihat fakta yang didistorsi, atau dislamurken atas nama (sok-sokan) kebebasan beropini or whateva.

kalo nggak, ya... silahken, jalan teruss.. :D</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>pietz,</p>
<p>insting kewartawananku cuma berdenting ketika melihat fakta yang didistorsi, atau dislamurken atas nama (sok-sokan) kebebasan beropini or whateva.</p>
<p>kalo nggak, ya&#8230; silahken, jalan teruss.. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Memaknai Hidup ala Ateis by kotorankuku</title>
		<link>http://learnerwithoutborder.wordpress.com/2007/11/14/memaknai-hidup-ala-ateis/#comment-27</link>
		<dc:creator>kotorankuku</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Mar 2008 12:47:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://learnerwithoutborder.wordpress.com/2007/11/14/memaknai-hidup-ala-ateis/#comment-27</guid>
		<description>Mas debukaki :"owalah...kamu itu wartawan tho...baru tau setelah instingmu berdenting...
Mo tanya apa kewartawananmu itu suatu ukuran untuk menilai tulisan ini hingga kamu harus mendetingkan insting kewartawananmu...wakakakaka</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mas debukaki :&#8221;owalah&#8230;kamu itu wartawan tho&#8230;baru tau setelah instingmu berdenting&#8230;<br />
Mo tanya apa kewartawananmu itu suatu ukuran untuk menilai tulisan ini hingga kamu harus mendetingkan insting kewartawananmu&#8230;wakakakaka</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on About (?) by pelangi</title>
		<link>http://learnerwithoutborder.wordpress.com/babbling/#comment-26</link>
		<dc:creator>pelangi</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Mar 2008 08:49:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://learnerwithoutborder.wordpress.com/babbling/#comment-26</guid>
		<description>mati aje lo kelaut!!!!!!!!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mati aje lo kelaut!!!!!!!!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Memaknai Hidup ala Ateis by bw</title>
		<link>http://learnerwithoutborder.wordpress.com/2007/11/14/memaknai-hidup-ala-ateis/#comment-25</link>
		<dc:creator>bw</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Feb 2008 07:35:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://learnerwithoutborder.wordpress.com/2007/11/14/memaknai-hidup-ala-ateis/#comment-25</guid>
		<description>hidup anda tak berarti, mendiung mati sekalian</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hidup anda tak berarti, mendiung mati sekalian</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Memaknai Hidup ala Ateis by debukaki</title>
		<link>http://learnerwithoutborder.wordpress.com/2007/11/14/memaknai-hidup-ala-ateis/#comment-24</link>
		<dc:creator>debukaki</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Jan 2008 05:55:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://learnerwithoutborder.wordpress.com/2007/11/14/memaknai-hidup-ala-ateis/#comment-24</guid>
		<description>pietz, 

oooh.. gitchu tho??? berarti ni orang yang kacrut. jadi atheis ya atheis aja, ga usah repot berpromosi atau gelar pledoi. hehe..

trus, gimana dengan ungkapan "God works in mysterious ways?" :p   *wink *wink</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>pietz, </p>
<p>oooh.. gitchu tho??? berarti ni orang yang kacrut. jadi atheis ya atheis aja, ga usah repot berpromosi atau gelar pledoi. hehe..</p>
<p>trus, gimana dengan ungkapan &#8220;God works in mysterious ways?&#8221; :p   *wink *wink</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Memaknai Hidup ala Ateis by mPitzky</title>
		<link>http://learnerwithoutborder.wordpress.com/2007/11/14/memaknai-hidup-ala-ateis/#comment-23</link>
		<dc:creator>mPitzky</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Jan 2008 19:28:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://learnerwithoutborder.wordpress.com/2007/11/14/memaknai-hidup-ala-ateis/#comment-23</guid>
		<description>Maz Tompel:
kadang orang yg cuma jalan pake nurani dan berbuat sesuai dengan hukum emas (don't do to others what you don't want others to do to you) tanpa terinfiltrasi dalil agama itu lebih lempang masalah interaksi pada sesama manusia. itu menurutku lho, maz :D

Arif:
Halah, maz... aku lho mung translate seko sumber-entah-bisa-dipercaya-atau-tidak. sik nulis ketoke atheis pol dan commoner and s/he tried to build an image kalo even an atheist has a heart just like any other, opposite from what people might think in his/her surrounding. ngono lhoooooo...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Maz Tompel:<br />
kadang orang yg cuma jalan pake nurani dan berbuat sesuai dengan hukum emas (don&#8217;t do to others what you don&#8217;t want others to do to you) tanpa terinfiltrasi dalil agama itu lebih lempang masalah interaksi pada sesama manusia. itu menurutku lho, maz <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Arif:<br />
Halah, maz&#8230; aku lho mung translate seko sumber-entah-bisa-dipercaya-atau-tidak. sik nulis ketoke atheis pol dan commoner and s/he tried to build an image kalo even an atheist has a heart just like any other, opposite from what people might think in his/her surrounding. ngono lhoooooo&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Saya, Jean-Paul Sartre by eka</title>
		<link>http://learnerwithoutborder.wordpress.com/2007/11/13/saya-jean-paul-sartre/#comment-22</link>
		<dc:creator>eka</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Jan 2008 10:30:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://learnerwithoutborder.wordpress.com/2007/11/13/saya-jean-paul-sartre/#comment-22</guid>
		<description>happy new year....hehehee</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>happy new year&#8230;.hehehee</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Memaknai Hidup ala Ateis by debukaki</title>
		<link>http://learnerwithoutborder.wordpress.com/2007/11/14/memaknai-hidup-ala-ateis/#comment-21</link>
		<dc:creator>debukaki</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Dec 2007 11:20:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://learnerwithoutborder.wordpress.com/2007/11/14/memaknai-hidup-ala-ateis/#comment-21</guid>
		<description>ahahaha.. pietz, dikau ini..

lo bilang, "Beberapa orang yang percaya Tuhan (teis) punya anggapan aneh bahwa ateis itu nggak lebih dari kumpulan manusia-manusia sedih,.."

respon gw: it's argumentum ad verecundium. sebuah onani untuk mempermak kesan diri, dengan mengambing-hitamkan sumber tak jelas.

*hihihi.. insting kewartawananku berdenting..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ahahaha.. pietz, dikau ini..</p>
<p>lo bilang, &#8220;Beberapa orang yang percaya Tuhan (teis) punya anggapan aneh bahwa ateis itu nggak lebih dari kumpulan manusia-manusia sedih,..&#8221;</p>
<p>respon gw: it&#8217;s argumentum ad verecundium. sebuah onani untuk mempermak kesan diri, dengan mengambing-hitamkan sumber tak jelas.</p>
<p>*hihihi.. insting kewartawananku berdenting..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Memaknai Hidup ala Ateis by T Suryawan</title>
		<link>http://learnerwithoutborder.wordpress.com/2007/11/14/memaknai-hidup-ala-ateis/#comment-19</link>
		<dc:creator>T Suryawan</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Nov 2007 07:56:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://learnerwithoutborder.wordpress.com/2007/11/14/memaknai-hidup-ala-ateis/#comment-19</guid>
		<description>Atau... 
Karena Atheis setelah anda mati tidak ada hari pembalasan, tidak ada surga atau neraka.. Sehingga tidak ada yang mencegah anda jualan narkoba, membuka pelacuran (Kasihan pelacur juga butuh makan), korupsi dan lain lain,  yang paling penting adalah anda dapat hidup senang, dikenal dan disenangi oleh teman2 anda, sering berderma di lingkungan sosial anda (walaupun uang didapat dengan cara 'Alternatif').

Yang paling ditakutkan adalah orang Atheis mencari jalan 'pintas' untuk mencapai suatu tujuan walaupun tujuannya mungkin sebenarnya (dirasa) baik.. (Tujuan menghalalkan cara nya)...

Menurut pendapat saya untuk menjadi orang yang baik, anda harus menjalani hidup dengan baik, jalan maupun tujuannya.. :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Atau&#8230;<br />
Karena Atheis setelah anda mati tidak ada hari pembalasan, tidak ada surga atau neraka.. Sehingga tidak ada yang mencegah anda jualan narkoba, membuka pelacuran (Kasihan pelacur juga butuh makan), korupsi dan lain lain,  yang paling penting adalah anda dapat hidup senang, dikenal dan disenangi oleh teman2 anda, sering berderma di lingkungan sosial anda (walaupun uang didapat dengan cara &#8216;Alternatif&#8217;).</p>
<p>Yang paling ditakutkan adalah orang Atheis mencari jalan &#8216;pintas&#8217; untuk mencapai suatu tujuan walaupun tujuannya mungkin sebenarnya (dirasa) baik.. (Tujuan menghalalkan cara nya)&#8230;</p>
<p>Menurut pendapat saya untuk menjadi orang yang baik, anda harus menjalani hidup dengan baik, jalan maupun tujuannya.. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on About (?) by Nenda Fadhilah</title>
		<link>http://learnerwithoutborder.wordpress.com/babbling/#comment-18</link>
		<dc:creator>Nenda Fadhilah</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Nov 2007 02:26:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://learnerwithoutborder.wordpress.com/babbling/#comment-18</guid>
		<description>Allow jeng Pito. Kapan2 ketemu lagi yaaa.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Allow jeng Pito. Kapan2 ketemu lagi yaaa.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
